Enaknya Jadi Mahasiswa PMDK

Buat saya yang dari daerah, PMDK itu ibarat jalan tol untuk bisa kuliah di perguruan tinggi. Ya, karena tidak perlu pusing-pusing ikut Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) kala itu. Cukup jadi anak baik selama Sekolah Menengah Atas (SMA)dengan nilai di atas rata-rata dikit, tiket untuk ikut seleksi PMDK sudah di tangan. Nah, sisanya nunggu takdir dan berdoa agar bisa lulus PMDK.

Waktu itu, setelah mendaftar di sekolah untuk ikut PMDK ke IPB, hasilnya diumumkan pada hari terakhir Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (EBTANAS). Seneng banget waktu itu, terbayang hanya tinggal nunggu kelulusan dan langsung masuk ke IPB.

Setelah kelulusan dan dinyatakan lulus, langsung daftar ulang ke Bogor. Meninggalkan sekolah sebelum ikut acara perpisahan dan langsung kuliah matrikulasi.

Ketika baru-baru ikut kuliah matrikulasi, masih terasa banget euforia senangnya masuk IPB tanpa pusing-pusing ikut UMPTN. Semangat banget ikut matrikulasi Kimia Dasar. Semangat karena takut ancaman Drop Out (DO) sih sebenarnya.

Itulah enaknya jadi mahasiswa PMDK. Dan ternyata stress-nya menjadi lebih dominan dibanding enaknya pada masa-masa selanjutnya selama kuliah di IPB.

0 comments

Post a Comment

loading...